Berternak Ayam Kampung bisnis sampingan yang menjanjikan

Sebelumnya saya mengira tidak ada istimewa dari peternak ayam kampung sebab bisnis unggas lokal yang satu ini sudah menjadi komoditas masal yang di usahakan oleh sebagian besar masyarakat di tanah air. jadi kalau hanya untuk memelihara, merawat hingga memasarkan ayam kampung siapapun bisa melakoninya namun tidak semua peternak ayam kampung mampu menangkap peluang rupiah dari bisnis ini hal itu terbukti dari 95% usaha tersebut masih di jalani secara traditional alias tanpa dengan perawatan yang intensip karena itu permintaan daging ayam kampung yang begitu amat besar akhirnya tidak dapat di penuhi oleh peternak. Sebagai gambaran di pasar jakarta, bogor, depok, tanggerang dan bekasi kebutuhan ayam kampung di perkirakan mencapai 200.000 ekor perhari dari permintaan ini setiap hari para peternak ayam tersebut hanya mampu memasok sekitar 35.000 ekor dan inilah celah bisnis itu, permintaan tinggi tapi tidak di imbangi dengan rendahnya penawaran. Potensi gurihnya bisnis usaha ternak ayam kampung akhirnya membawa saya ke Sukabumi Jawa Barat tempatnya di bilangan sadamukti 58 desa tenjo layah kecamatan cicurug di daerah ini terdapat kelompok peternak rakyat ayam kampung di bawah bimbingan Ade M. Julkarnain. Ade begituh panggilan akrabnya bukan peternak ayam kampung biasa, karena dengan pola berternak ayam kampung secara intensif yang di kembangkan semenjak 2004 Ade kini mampu meraih omset hingga 450 juta rupiah perbulan.

Di bandingkan peternak unggas yang lain misalnya ayam ras, semua produk ayam kampung memang memiliki harga yang tinggi ini terlihat dari penjualan ayam kampung yang di hargai secara satuan tentu berbeda dengan ayam ras yang di jual perkiloan. Selama ini harga ayam kampung pun lebih stabil dibandingkan ayam ras selisih harganya mencapai 50% lebih mahal. Produk premium, inilah keistimewaan ayam kampung otoritas harganya justru ada di tangan peternak bukan di pihak pedagang seperti yang lazim terjadi di saat ini hanya saja bukankah peternak ayam kampung secara intensif seperti milik ade ini banyak kendala nya. Mmmhhh pantas saja, saat peternak ayam ras berteriak akibat naiknya harga pakan peternak ayam kampung masih bisa bertahan sebab pakannya tidak harus bergantung dengan membeli di pabrik. Woahhh sepertinya usaha ayam kampung dengan pola intensif ini makin menarik saya menjadi ingin tahu prospek bisnis ke depannya dan bagaimana cara memulai usahanya.   

Keuntungan usaha peternakan ayam kampung memang sangat menggiurkan tidak hanya untuk keperluan dagingnya saja membuat usaha penetasannya pun sudah terbilang untung cukup hitung saja saat ini harga telur ayam kampung hanya 800 rupiah per butir sedangkan anak ayam yang baru menetas atau biasa di sebut DOC mencapai 2.000 rupiah. setiap ekor artinya bila di tetaskan mungkin makin usaha ini lebih dari 100% bukan sementara berdasarkan hitungan sederhana untuk usaha 1.000 ekor ayam kampung pedaging setiap peternak mampu meraup untung bersih sebesar 3 juta rupiah sekali panen ini dengan asumsi perkilogram ayam kampung di jual 22.000 ribu rupiah. Benar bukan tidak ada istilah gencek dalam bisnis ayam kampung sebab struktur pasarnya sudah terbentuk jadi tidak perlu takut bila musim panen datang harga jual ayamnya akan jatuh.

Kalau begini garansi pasarnya saya menjadi tidak sabar ingin memulai usaha ayam kampung ini tapi tunggu dulu karena sebelum memulai usaha tersebut harus tau bagaimana cara memilih bibitnya, pemberian pakannya, pemeliharaan dan teknik perkandangan. Kandang yang baik harus terletak jauh dari pemukiman, model kandang yang di anjurkan adalah bentuk postal dengan lantai yang di lapisi liter, lantai ini terdiri dari campuran sekam, serbuk gergaji, dan kapur nahh setelah kandang siap barulah membeli bibit yang bagus untuk di ternakkan. Bibit ayam kampung dapat di peroleh dengan cara membeli di uc ayam langsung dari pembibit, membeli telur tetas lalu menetaskan nya sendiri atau membeli indukan untuk menghasilkan telur tetas kemudian di tetaskan sendiri baik secara alami atau dengan mesin menetas bibit ayam kampung yang sehat dan baik memiliki kriteria antara lain bisa berdiri tegap, sehat, tidak cacat, mata bersinar serta bulu bersih mengkilap.

Nah untuk pakan ayam kampung pedaging sebenarnya sangat fleksibel dan tidak serumit ayam negeri jadi bisa memberi konsentrat, dedak, jagung dan pakan alternatif lain seperti sisa dapur atau warung yang terpenting dalam menyusun atau memberikan langsung pakan tersebut kebutuhan nutrisi ayam kampung bisa di penuhi yaitu protein kasar sebesar 12% dan energi metabolis sebesar 2.500 kilo kalori per kilogram. Kunci sukses peternak ayam kampung terletak pada tata laksana pemeliharaan unggas meski bibit yang di pilih cukup baik dan pakannya pun memadai bila salah mengelola hasil yang di peroleh bisa jauh dari harapan. dengan pola pemeliharaan intensif seperti ayam ras, tingkat keberhasilan usaha ayam kampung akan semakin tinggi. Total biaya produksi untuk pemeliharaan ayam kampung hingga siap panen mencapai 18.000 ribu rupiah per ekor, jadi bila anda ingin memulai usaha ini tinggal di kali kan saja berapa skala usaha yang ingin di pilih. Ter buktikan usaha ayam kampung memang menguntungkan pada kondisi normal saja pendapatan yang di peroleh bisa sebesar 5 juta rupiah selama 50 hari apalagi menjelang puasa dan perayaan hari raya pastilah harganya bagus dan permintaan semakin besar. Bagaimana sangat menggoda bukan beternak ayam kampung mengapa tidak di coba.
Share:

No comments:

Post a Comment

Labels

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Sample Text

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.