Home / Tak Berkategori / Kopo Square Cupang 1st Anniversary Betta United Contest

Kopo Square Cupang 1st Anniversary Betta United Contest

“Warna bebas senior!” teriak Setiawan untuk keempat kalinya. Hasil akhir voting juri itu sekaligus mengukuhkan juara serit warna bebas senior sebagai grand champion (GC) kategori serit pada 1st Anniversary Betta United Contest 2018 di Kopo Square, Bandung.

Warna tubuhnya sempurna,” ujar Arif SL, juri dari Jakarta yang memilih sang GC. Tak hanya kesempurnaan warna, bukaan serit saat ngedok juga rapi. Itu berbeda dengan rival terdekatnya, juara warna dasar gelap junior. “Ada sebuah serit di bagian atas yang cacat,” kata M. Nur Yakin, juri dari Surabaya. Poin penilaian lain seperti proporsi tubuh, gaya renang, dan kelincahan sama-sama seimbang.

Sebelum berlaga di babak GC, sang jawara berjibaku menyisihkan lawan-lawannya di kategori serit warna bebas senior. Saat penentuan juara kelas, andalan Bettaquinox dan Pesona Cupang muncul sebagai lawan terberat. Namun, meski kedua cupang itu memiliki serit rapi dan warna tegas, tapi secara keseluruhan juri menilai tubuhnya kurang proporsional.

Kopo Square Cupang
GC serit, warna sempurna

Half moon ramai

Di kategori plakat dragon, andalan Ricky Senjaya mengalahkan cupang jagoan Constantino dan BC Team. Plakat berwarna krem metalik itu tampil prima. “Mentalnya kuat. Itu terlihat meski sekat antarakuarium tertutup, ia tetap ngedok” tutur Hermansyah, juri lain.

Cupang berumur 5 bulan itu pun didaulat sebagai juara kelas. Di babak GC, plakat itu tetap prima meski berlaga sejak pagi. Siripnya mampu ngedok dalam waktu lama. Kemampuan itu yang membuat juara plakat dasar gelap senior andalan GM Betta dapat dikalahkan. “Sang lawan tampil bagus, cuma bukaan siripnya kurang seimbang dengan tubuh,” ujar M. Nur Yakin.

Persaingan ketat terjadi di kelas halfmoon, yang jumlahnya mencapai separuh dari 400 kontestan. Halfmoon dibagi dalam 3 kelas: senior, junior, dan doubletail. Di babak 5 besar kategori warna bebas senior, terpilih cupang jagoan BBB Bogor, Cupangku Pelangi Bettaku, Temmy Tirta Sejati, Apic PPHP, dan Agus Gondrong. BBB Bogor dan Cupangku Pelangi Bettaku selanjutnya tersisih dari 3 besar karena warna kurang solid dan tidak atraktif.

Kopo Square Cupang
Tropi juara umum diperebutkan peserta dalam dan luar negeri

Andalan Agus Gondrong keluar sebagai juara. Pesaingnya, halfmoon milik Temmy, kalah lantaran gaya renang agak miring. Demikian pula klangenan Apic yang bukaannya tampak tidak simetris. “Sebenarnya ikan ini bagus. Sayang, kondisinya kurang prima,” ujar Arif. Di babak puncak perebutan GC, jagoan Agus Gondrong ditaklukkan andalan Cupangku Pelangi Bettaku, kampiun kategori warna dasar terang junior. “Proporsi tubuh dan cara ngedok cupang GC enak dilihat,” tutur Nur Yakin. Mancanegara

Kontes dalam rangka ulang tahun pertama klub Betta United, Bandung itu diikuti peserta dalam dan luar negeri seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Singapura, dan Filipina. “Kualitas ikan agak seragam sehingga sulit menentukan juara,” ujar Arif. Enam juri: Ahmad Yusuf, Arif SL, Edi Sudardjat, Hermansyah, M. Nur Yakin, dan Mustafa Kamil, tampak berkali-kali mengerutkan dahi dan bolak-balik menyorotkan senter ke tiap-tiap akuarium.

“Ini kontes cupang bergengsi mengawali 2018,” ujar Fuad Ahadiat Barnas, ketua panitia. Dari target 300 peserta, ternyata membeludak sampai 400 peserta. Tiga peserta dari negeri singa meraih juara kelas. Bahkan di kategori plakat giant, tropi juara ke-1 dan ke-2 diboyong Brian Lam dari Singapura. Begitu pula juara ke-3 direbut David Poh dari kawasan elit negeri Singa itu.

Kopo Square Cupang
Keterangan:
*: Grand champion
Juara umum: Cupangku Pelangi Bettaku

Kontes yang berlangsung di Kopo Square, Bandung, itu menempatkan Cupangku Pelangi Bettaku sebagai juara umum. Pendatang baru asal ibukota itu mendulang 193 nilai setelah 16 koleksinya menjadi juara. Dua di antaranya bahkan menjadi GC jenis serit dan halfmoon.

About adi

error: Content is protected !!