Kreasi Unik Tanaman Gantung Minimalis Untuk Mempercantik Rumah

Scirpus annuus yang biasa tumbuh liar di hutan tampil eksklusif. Batangnya yang hijau mengkilap tumbuh di atas pot berupa ruas bambu sepanjang 30 cm. Sedangkan cabangnya yang amat lentur berwarna keemasan menyebar ke berbagai penjuru mirip kembang api. Sosok itu tampil di sudut toko tanaman hias di Waterdrinkler, Aalsmeer, Belanda.

Pot memang sangat menunjang penampilan tanaman. Menurut Rizal Djaafarer, pakar tanaman hias, pot tak hanya berfungsi sebagai wadah tanaman. Namun, juga menambah nilai estetika suatu tanaman. “Bahkan tanaman kurang bernilai sekalipun, bisa lebih berharga jika dikemas dalam wadah yang baik,” tuturnya.

Misalnya, harga violces atau kaktus di pot plastik biasa Rp5.000/pot. Setelah pot diganti kayu atau rotan, harganya terdongkrak menjadi Rp 25.000 - Rp 30.000/pot. Padahal harga wadah itu hanya Rp l0.000/buah. “Hal seperti itu berlaku untuk semua jenis tanaman,” papar Rizal. Bahan lain yang bisa digunakan, bambu, batok kelapa, besi, kawat, atau barang bekas lain yang tak terpakai. Berikut ini pot unik lain yang dijumpai adisucipto.
Cantik dengan pot kaca
Ivy penghias lampu

Ivy merambati sebuah pergola mini yang melengkung di atas pot. Pergola indah itu terbuat dari rangka besi. Di tengahnya ditempatkan sebuah wadah lampu dari kaca bening. Tepat di atasnya tergantung sebuah tameng. Jadilah ia sebuah lampu taman indah berhiaskan daun-daun ivy. Di bandrol tertera angka 6,80 Euro setara dengan Rp 67.000. Tanaman yang banyak tumbuh di daerah dingin itu biasanya dijual murah.

Pot kaca

Saat adisucipto berkunjung di salah satu kios pada pameran tanaman hias di Suan Luang, Bangkok, Thailand, ada pemandangan menarik. Anthurium mungil berbunga merah muda diwadahi kaca bekas lampu tempel berisi air. Wadah itu tergantung di sebuah rangka besi berbentuk tangga nada G. Penampilannya semakin elok lantaran seluruh akar tanaman terlihat dari balik pot. Hiasan itu sangat pas dipajang di teras rumah.

Kelapa  gantung

Di tempat yang sama pot gantung dari batok kelapa juga menyita perhatian pengunjung. Sebutir batok kelapa bulat dilubangi di beberapa bagian membentuk mulut, hidung, dan mata layaknya labu halloween. Di bagian bawahnya terdapat lubang cukup besar. Dari lubang itu muncul rangkaian ekor tupai panjang menjuntai menyerupai jenggot. Pot itu memang dirancang untuk tanaman menggantung yang menjuntai.

Di Tanah air, pot serupa dimanfaatkan Rizal Djaafarer sebagai wadah anggrek dan kaktus. Namun, bagian atas terbuka dan tertutup di bagian bawah. Bentuk pot semacam itu bisa digantung atau diletakkan di atas meja sesuai selera.
Seperti kembang api
Anyaman kawat

Janggut musa dikenal sebagai tanaman yang bisa tumbuh meski tanpa media. Di negeri Gajah Putih tanaman itu ditempelkan di sebuah anyaman kawat menyerupai mangkuk bulat. Pot kawat itu kemudian digantung agar tanaman leluasa menjuntai. Berkat pot itu penampilan Tillandsia usneoides yang sederhana menjadi kian eksotis menyerupai sarang burung.

0 komentar