Minggu, 16 Juni 2019

Perawatan Pohon Dan Media Tanam Agar Srikaya Berbuah Lebat

Alangkah menyedihkan kebun milik cipto buwono di ciamis, jawa barat, pada awal maret 2010. srikaya new varietas berumur 1,5-2 tahun yang ditanam di sela pepaya tumbuh merana dari 400 pohon setinggi 1,5 m cipto hanya memanen 20 buah. ukuran buah mungil, rata-rata 150 g per buah.

Padahal 3 bulan lalu hampir semua tanaman berbunga serempak. "Di setiap pohon rata-rata muncul 12 bunga," kata Cipto. Sayang, sebagian besar bunga rontok 3-4 hari berselang. Ironisnya daun ikut gugur. Padahal, daun penting sebagai tempat berlangsung fotosintesis. Pasokan makanan untuk memproduksi dan membesarkan buah pun jadi minim. Buah menjadi kuntet.

Kondisi serupa kami jumpai di Demak,Jawa Tengah. Dari 2.000 srikaya yang ditanam di pekarangan penduduk hanya 30-40% tumbuh subur. Selebihnya merana lantaran tak dirawat. “Sosok tanaman berumur 2 tahun ngloncir karena tak dipangkas dan dipupuk. Produksi buah juga sedikit," ujar Prakoso Heryono, penangkar buah di Demak, Jawa Tengah.

Menurut Prakoso lazimnya new varietas umur 2 tahun menghasilkan 15-20 buah berbobot lebih dari 400 g/buah. Contohnya yang adisucipto jumpai di kebun Plantera-yang dikelola PT Cengkeh Zanzibar-di Kendal, Jawa Tengah. Tanaman setinggi 1,5-1,7 m dengan tajuk membulat mampu menghasilkan 50-75 buah per pohon. “Namun, setelah dilakukan seleksi biasanya hanya dipertahankan 25-30 butir per pohon," kata Pien Sanjaya, asisten direktur produksi PT Cengkeh Zanzibar. Rata-rata buah berbobot di atas 400 g.

Srikaya Berbuah Lebat
Pohon srikaya berbuah lebat karena dipangkas sejak awal.
Sifat apikal dominan pun terhambat sehingga cabang yang memunculkan buah banyak

Pemangkasan Pada Musim hujan


Menurut Pien kunci melebatkan srikaya ada pada pemangkasan. “Itu wajib dilakukan karena karakter batang dan percabangan srikaya ngloncir sehingga tajuk jelek,” tambahnya.

“Jangan ragu pangkas srikaya, karena dalam waktu singkat tunas baru keluar. Selang 1,5 bulan cabang baru panjangnya 20-30 cm,” kata Eddy Soesanto. Menurut penangkar buah di Cijantung, Jakarta Timur, itu pemangkasan sebaiknya menyisakan batang minimal 20 cm. “Jika terlalu pendek, kurang dari 10 cm misalnya, batang srikaya gampang mengering," tambah Eddy.

Bila daun baru yang muncul ukurannya lebih besar atau setara dengan daun sebelum dipangkas, pertanda pemangkasan berhasil. Namun, jika daun baru lebih kecil, */2 dari semula, pemangkasan gagal. Penyebabnya, “Bisa karena saat dipangkas tanaman dalam kondisi kekurangan air,” ujar Eddy.

Di musim kemarau tanaman yang tak dipangkas saja mesti berjuang mempertahankan diri dari kekurangan air. “Apalagi jika dipangkas, tanaman bisa stres,” kata Eddy.
Srikaya Berbuah Lebat
Produksi buah 2 kali lipat di musim hujan

Tanaman Harus Cukup air


Menurut Eddy pemangkasan juga bisa diterapkan untuk srikaya yang telanjur tumbuh nglancir karena tak pernah dipangkas atau tanaman tua yang malas berbuah. Namun, sebelum dipangkas berat, tanaman dipulihkan kesehatannya dengan memberi pupuk. Eddy memberikan pupuk NPK 75-240 g atau pupuk kandang sebanyak 10 kg untuk tanaman berumur 2-3 tahun, 3-4 hari sebelum pangkas.

Selang 1,5 bulan dari pemangkasan, tunas keluar disertai calon bunga. Untuk mempertahankan bunga agar tak rontok sebaiknya jaga ketersediaan air di tanah pada kondisi kapasitas lapang. Cirinya tanah lembap, tapi tidak lengket ketika dipegang.

Jika kurang air, bunga rontok dan pentil buah berwarna hitam kemudian gugur.

Pada srikaya tabulampot Eddy menyiram anggota famili Annonaceae itu setiap hari hingga air keluar dari pot. Itu pertanda penyiraman sudah merata. Sementara srikaya yang ditanam di kebun dibuat gundukan mengelilingi batang dengan diameter 1 m. Lalu di tepi gundukan dibuat cekungan sedalam 5 cm.

Penyiraman dilakukan 3 hari sekali ke gundukan hingga air memenuhi cekungan. Itu biasanya setara 30 I air untuk tanaman berumur lebih dari 2 tahun. “Pengalaman kami, pada musim hujan yang cukup air, bunga yang menjadi buah banyak, 2 kali lipat musim kemarau. Sementara pada kemarau, bila kekurangan air bunga gampang rontok," kata Amrih Derbolo, research and development PT Cengkeh Zanzibar.
Srikaya Berbuah Lebat
Perawatan Pohon

Pemotongan bunga


Selain pemangkasan, kunci yang juga mempengaruhi jumlah buah per pohon adalah penyerbukan. Menurut Sobir PhD, kepala Pusat Kajian Buah Tropika (PKBT), IPB di Bogor, Jawa Barat, putik srikaya matang lebih dulu dibandingkan benangsari. Eddy mengakali dengan memotong kuncup bunga setengah dari panjang bunga, (baca: )

Cara itu membuat kesempatan putik dibuahi lebih panjang waktunya, hingga 4 hari penuh. Dengan begitu pembuahan dengan bantuan angin dan serangga yang membawa benangsari bunga lain yang sudah matang dapat terjadi. Sebulan pascapemotongan bunga, muncul bakal buah. Agar hara tercukupi Eddy memberikan 1 sendok teh pupuk NPK seimbang 2 minggu sekali.

Cara yang dilakukan Pien lain lagi. Selain pemangkasan, ia memberikan pupuk secara rutin. Tanaman berumur kurang dari 1,5 tahun diberikan pupuk NPK 21:21:21 sebanyak 50 g/bulan. Pohon di atas 1,5 tahun atau sudah masuk masa produksi diberikan NPK 15:10:32 sebanyak 200 g/bulan. Dengan cara itu buah yang dihasilkan banyak, meski penyerbukan tak dibantu manusia. Bobot buah yang dihasilkan pun besar, rata-rata di atas 300 g.

Perawatan Pohon Dan Media Tanam Agar Srikaya Berbuah Lebat Rating: 4.5 Diposkan Oleh: rosari J

0 komentar:

Posting Komentar