Arsip Tag: serama

Kontes Serama ITC Cempaka Mas 2021 Kamboja Menebus Dosa

Akhir Maret  2021 saat Kontes Nasional Serama di Yogyakarta, Serama Kamboja tampil sebagai pecundang. Meski diunggulkan meraih tropi terbaik, ia mesti tunduk pada Pangeran Salju.

Dosa itu ditebus seminggu kemudian di Jakarta. Berbekal dada busung sempurna, klangenan Edi Sebayang itu menekuk semua pesaing sekaligus merebut grand champion pada Kontes Serama ITC Cempaka Mas 2021.

Serama Kamboja memang tampil beda. “Ia mampu membusungkan dada setiap kali ada sorakan,” ujar Hengky Taniunp. koordinator tim juri P2ASI (Persatuan Pelestari Ayam Serama Indonesia). Gaya dan mental bertanding pun tak kalah menawan. Meski arena kontes penuh sesak, Serama Kamboja tak canggung bergaya.

Perjalanan Serama Kamboja meraih yang terbaik 1 sungguh terjal. Serama asal Tangerang itu mesti beradu molek dengan rival terberat, Janur Kuning wakil Palm saat menjadi kampiun dewasa A. Total nilai pun terpaut tipis hanya 3 angka saja.

Nama-nama tersohor lain seperti Ada Saja, Yoga, dan Triple sudah dilibas lebih awal. ’’Bulunya indah, tarikan dada bagus, kepala pun tegak, itulah keunggulan Serama Kamboja,” tutur Boyke Nenggolan, anggota tim juri.

Di kategori muda, Cenil dari Tangerang dikukuhkan sebagai jawara.Ia berhasil meraih nilai dengan total 71,5. Langkah tegaknya berhasil melibas Mantab milik Aris dari Cempaka dan Ken Arok kesayangan Yongki dari Karanganyar, Jawa Tengah.

Aduh, milik Aris dari Cempaka itu | berhasil menjadi terbaik di kategori remaja. Dengan total angka 49,5 ia menekuk Duo dan Lara. “Ia terbaik antara remaja berkualitas lainnya,” ungkap Vijay, tim juri.

Kontes berlangsung ramai

Kontes yang diikuti 50 serama berbagai daerah itu melahirkan jawara-jawara baru. Terutama di kelas anakan berumur 2—3 bulan. “Kualitas anakan sudah mulai meningkat,” ujar Rudi Pelung, Sekjen P2ASI. Itu menunjukkan hasil tangkaran peternak di tanahair sudah sangat berkualitas seperti negeri asalnya, Malaysia. Menurut Rudi, kelak kontes serama bakal di dominasi anakan tangkaran lokal. “Kita tinggal mensosialisasikan dengan standar yang akan kita buat,” tuturnya.

Dihakimi 3 juri ternama dari P2ASI pusat: Hengky Tanjung, Boyke Nanggolan, dan Vijay, kontes pasca merebaknya flu burung itu mengukuhkan Edi Sebayang sebagai juara umum. Lelaki bertubuh tambun itu berhasil merebut 4 juara di kategori dewasa A, muda, betina, dan anak dari 6 kategori yang dikonteskan.